Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label Deskriminasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Deskriminasi. Tampilkan semua postingan

Massa Tolak Pembangunan Gereja, Ngotot Tutup Jalan

Info informasi Massa Tolak Pembangunan Gereja, Ngotot Tutup Jalan atau artikel tentang Massa Tolak Pembangunan Gereja, Ngotot Tutup Jalan ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain. Sekelompok massa pengunjuk rasa di depan Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat memblokir Jalan Raya Ahmad Yani. Mereka ngotot meminta pembangunan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara dibatalkan.

"Di dalam boleh nego, tapi kami tetap ingin pembangunan dibatalkan," kata seorang demonstran, Ustaz Aang, Senin (10/8).
Massa Tolak Pembangunan Gereja, Ngotot Tutup Jalan
Pemblokiran Jalan Ahmad Yani
Sebelumnya, sejumlah perwakilan dari sejumlah organisasi agama melakukan negosiasi bersama pemerintah setempat. Hasilnya didapat akan ada verifikasi ulang di lapangan terkait proses pembangunan gereja itu.

Sehingga pemerintah dan forum itu sepakat status quo, dan tak ada proses pembangunan gereja hingga benar-benar ada landasan hukum yang kuat. Namun, perjanjian ini ditolak massa, sehingga mereka memblokir jalan utama di Kota Bekasi.

Pantauan merdeka.com, empat jalur jalan dua arah di Jalan Ahmad Yani ditutup massa. Sementara ribuan petugas Kepolisian melakukan penjagaan. Banyak pengguna jalan terpaksa memutar balik kendaraan mereka. Petugas Kepolisian pun melakukan rekayasa arus lalu lintas.

Demikian artikel tentang Massa Tolak Pembangunan Gereja, Ngotot Tutup Jalan ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Massa Tolak Pembangunan Gereja, Ngotot Tutup Jalan ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Bangsawan Yahudi Selamatkan 2.000 Umat Kristen dari ISIS

Info informasi Bangsawan Yahudi Selamatkan 2.000 Umat Kristen dari ISIS atau artikel tentang Bangsawan Yahudi Selamatkan 2.000 Umat Kristen dari ISIS ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Bangsawan
Seorang bangsawan Yahudi yang saat kecil melarikan diri dari pendudukan Austria mendanai penyelamatan sekitar 2.000 orang Kristen dari Suriah dan Irak sebagai cara untuk menunjukkan rasa terima kasihnya kepada umat agama Kristen yang menyelamatkannya dari Nazi.

Seperti dikutip dari independent.co.uk, Lord Arthur George Weidenfeld mengatakan ia memiliki "utang yang harus dibayar" karena kaum Quaker dan Plymouth Brethren pernah memberinya makan dan pakaian serta membantunya masuk Inggris pada tahun 1938.

Pengusaha media ini menjadi ujung tombak Weidenfeld Safe Havens Fund, yang pekan lalu mendukung penerbangan sekitar 150 orang Kristen dari Suriah ke Polandia menggunakan pesawat pribadi carteran. Mereka adalah penerima manfaat pertama dari proyek pemukiman kembali ini.

Setelah tiba di Inggris dengan kereta api setahun sebelum dimulainya Perang Dunia II dengan hanya beberapa shilling di kantong, satu dekade kemudian Lord Weidenfeld mendirikan bisnis penerbitan Weidenfeld dan Nicolson satu dekade kemudian. Dia diberi gelar kebangsawanan pada tahun 1976.

Weidenfeld yang saat ini berusia 95 tahun mengatakan kepada The Times: "Saya punya utang untuk dibayar. Hutang budi ini juga berlaku untuk banyak orang muda yang berada di Kinderstransports. Quaker dan denominasi Kristen lainnya lah yang membawa anak-anak ke Inggris."

"Itu operasi yang sangat luhur dan kami orang-orang Yahudi juga harus bersyukur dan melakukan sesuatu untuk orang-orang Kristen yang terancam dimusnahkan," katanya.

Program bantuan yang diselenggarakan organisasinya dukungan dana selama 12-18 bulan kepada para pengungsi.

Tapi proyek ini juga dikritik karena mengecualikan Muslim yang juga telah dipaksa meninggalkan rumah mereka karena takut dibunuh, diperbudak atau disiksa oleh ISIS.

Beberapa negara termasuk Amerika Serikat telah menolak untuk berpartisipasi dalam skema bantuan yang didukungan rezim Suriah Bashar al-Assad ini.

Umat Kristen, serta Yazidi, Druze dan Muslim Syiah dianiaya oleh kelompok teror di berbagai daerah di Suriah dan Irak yang dikuasai ISIS.

Namun, Weidenfeld membela fokus proyeknya yang dianggap sempit.

"Saya tidak bisa menyelamatkan dunia," katanya. (ton)

Demikian artikel tentang Bangsawan Yahudi Selamatkan 2.000 Umat Kristen dari ISIS ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Bangsawan Yahudi Selamatkan 2.000 Umat Kristen dari ISIS ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Seribu Ormas Islam Tolak Izin Gereja Santa Clara

Info informasi Seribu Ormas Islam Tolak Izin Gereja Santa Clara atau artikel tentang Seribu Ormas Islam Tolak Izin Gereja Santa Clara ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain. Sekitar seribu orang gabungan dari organisasi umat Islam Bekasi Utara, Selatan, dan Bantar Gebang Bekasi menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, hari Senin (10/8). Mereka menolak izin pembangunan Gereja Santa Clara, Bekasi Utara karena dianggap menyalahi prosedur perizinan yang dikeluarkan oleh Pemkot Bekasi.

Seribu Ormas Islam Tolak Izin Gereja Santa Clara
Hersiantony, Kepala Bagian Operasi Polres Bekasi mengatakan 750 personil pengamanan dari Satpol PP, Kepolisian Bekasi, dan Polda Metro Jaya diterjunkan untuk mengamankan demonstrasi yang direncanakan akan berlangsung seharian.

"Dari Pondok Pesantren Annur, Ponpes Ataqwa, dari Majlis Silaturahman Umat Islam Bekasi, Kongres Umat Islam Bekasi, Kali Abang Bekasi," kata Hersiantony kepada satuharapan.com di depan kantor Wali Kota Bekasi, hari Senin (10/8).

Para demonstran yang terdiri pelajar dan perwakilan umat yang mengatasnamakan Islam Bekasi menyuarakan penolakan terhadap perizinan pembangunan Gereja Katolik Santa Clara Bekasi Utara.

"Tolak Izin Gereja Santa Clara, Allah Akbar, Allah Akbar!!!" teriak demonstran di atas mobil komando.

Sampai dengan siang ini, sejumlah Kyai dan perwakilan ormas Islam Bekasi sedang menemui Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan jajaran pemerintah terkait.

"Cabut, cabut, cabut izinnya, cabut izinnya sekarang juga," teriak nyanyian para demonstran kompak.

Sementara itu keterangan yang diperoleh satuharapan.com pada hari Senin (10/8), jumlah umat Gereja Katolik Santa Clara, Paroki Bekasi Utara mencapai 12.500 jiwa.

"Umat Santa Clara sekarang 12.500 jiwa," kata seorang umat Gereja Santa Clara yang menjaga di sekitar lahan Gereja Katolik Santa Clara.

Menurut pria yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, surat prinsip perizinan Gereja Santa Clara diberikan pada Juni 2015. Lalu Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja Santa Clara dikeluarkan pada 14 Juli 2015.

"IMB keluar tiga hari sebelum lebaran bulan Juli kemarin (2015)," katanya.

Gereja Katolik Santa Clara berdiiri sejak 11 Agustus 1998. Selama 17 tahun paroki Bekasi Utara ini terus berupaya mendapatkan IMB. (Yan Chrisna Dwi Atmaja)

Demikian artikel tentang Seribu Ormas Islam Tolak Izin Gereja Santa Clara ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Seribu Ormas Islam Tolak Izin Gereja Santa Clara ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Kasihan, Petugas Kereta Api Perempuan Dihajar Demi Keselamatan Penumpang

Info informasi Kasihan, Petugas Kereta Api Perempuan Dihajar Demi Keselamatan Penumpang atau artikel tentang Kasihan, Petugas Kereta Api Perempuan Dihajar Demi Keselamatan Penumpang ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain. Serangkaian foto yang beredar di media sosial Cina menunjukkan petugas kereta Jiangxi dipukul sekelompok marah penumpang. Insiden terjadi di kereta api berkecepatan tinggi di Jiangxi pada 4 Agustus. Petugas kereta upload gambar ke akun Weibonya.
Kasihan, Petugas Kereta Api Perempuan Dihajar Demi Keselamatan Penumpang
Luka Petugas Kereta Api Cina 
Dia mengatakan bahwa dia sedang betugas di sebuah kereta yang berangkat dari Stasiun South Changsha menuju Stasiun West Nanchang. Untuk keselamatan penumpang, dia menyarankan bahwa penumpang tidak duduk berhadapan.

Kasihan, Petugas Kereta Api Perempuan Dihajar Demi Keselamatan Penumpang
Lengan Terluka
Para penumpang tidak mendengarkan dan sebaliknya malah menghinanya. Setelah itu, 12 orang menyerang dia dan seorang koleganya, membekas lebih dari 10 luka dan bekas luka di wajah dan lengan.

Tindakan ini dilakukannya lantaran para pelaku hanya dibebaskan begitu saja oleh perusahaan setelah memberinya kompensasi Rp 435 ribu.

Kemarin sore, Perempuan tersebut posting pada Weibo nya, mengatakan bahwa perusahaannya telah melaporkan kasus ke polisi. Dia menambahkan bahwa polisi sedang menyelidiki dan dia akan update lebih ketika informasi lebih lanjut menjadi tersedia.

Netizens merasa kasihan pada perempuan muda dan telah menyuarakan ketidaksetujuan atas perbuatan yang terjadi pada dirinya.

Demikian artikel tentang Kasihan, Petugas Kereta Api Perempuan Dihajar Demi Keselamatan Penumpang ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Kasihan, Petugas Kereta Api Perempuan Dihajar Demi Keselamatan Penumpang ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Mujizat Terjadi Ketika Sekelompok Membakar Gereja Ini !

Info informasi Mujizat Terjadi Ketika Sekelompok Membakar Gereja Ini ! atau artikel tentang Mujizat Terjadi Ketika Sekelompok Membakar Gereja Ini ! ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain. Mujizat, di dalam agama kristen banyak sekali mujizat-mujizat penyembuhan dan pemulihan, tidak hanya sakit penyakit namun segala problema apapun yang ada di dunia. Di percaya oleh iman kristen yaitu Tuhan mereka Yesus Kristus yang menebus dan mampu menyelamatkan manusia.

Seperti yang dialami oleh pendeta Ibnu Prabowo (57) merasa ada keajaiban saat mengisahkan apa yang terjadi pada peristiwa dugaan upaya pembakaran gereja di Dusun Tlepok Wetan, Grabag, Purworejo, Senin (20/7/15).
Gereja Kristen Jawa (GKJ) Tlepok, di Dusun Tlepok Wetan
Gereja Kristen Jawa (GKJ) Tlepok, di Dusun Tlepok Wetan
"Saya sempat merinding sebentar, tetapi kemudian saya sadar bila Tuhan tidak tinggal diam, dan mukjizat-Nya sedang bekerja. Api tanpa dipadamkan bisa mati sendiri," kata Ibnu.

Ibnu yang merupakan pendeta di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Tlepok, di Dusun Tlepok Wetan RT 01/01 Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jateng. Pria yang menyandang gelar sarjana teologia itu menempati rumah yang jaraknya 8 meter dari gereja tersebut.

Dilansir oleh tribunnews.com lelaki asal Bantul itu terhitung hingga sekarang telah menjadi pelayan bagi jemaat gereja tersebut selama 28,5 tahun. Gereja dan rumah Ibnu letaknya jauh dari permukiman warga.

Pada Senin (20/7/15) sekitar pukul 05.30, Ibnu dan istrinya, Eni Tri Mulatsih (48), baru pulang jalan-jalan dari memutari kampung sekitarnya.

Ibnu kaget mendapati dua pintu gereja, yaitu pintu utama di bagian depan dan pintu bagian samping, terdapat bekas api dan seperti baru saja terbakar.

"Bekas jilatan api sampai ke dinding, bahkan ada juga satu kursi di dalam gereja ikut terbakar. Namun saat saya pegang kedua pintu itu sudah dingin. Saya menduganya peristiwa terbakarnya pintu itu sudah beberapa jam sebelumnya. Saya mencium aroma bensin," ungkapnya.

Ibnu menduga ada pelaku hendak membakar gereja yang memiliki jemaat 140 orang tersebut. Di teras gereja, ia menemukan secarik kertas yang bertuliskan pesan bernada ancaman akan membakar gereja-gereja lain.

"Saat ini kami sudah mendapat dukungan masyarakat setempat, pihak kepolisian, dan bahkan dari saudara-saudara Banser. Mereka datang dan ada juga yang menelepon untuk memberikan dukungan. Itulah yang membuat kami tabah dan membesarkan hati kami. Jemaat dan saya yakin kalau Tuhan tidak pernah meninggalkan kami," ungkapnya.

Ibnu menceritakan, listrik gereja sempat padam sebelum dia menemukan dua pintu dalam kondisi terbakar. Sekitar pukul 02.00, Ibnu yang terjaga dari tidurnya dan hendak ke kamar mandi sempat melihat lampu-lampu gereja tidak menyala.

"Tetapi anehnya yang padam hanya listrik lokal di gereja saja. Saya memang tidak berani memeriksa ke meteran listrik, sebab istri saya pesan katanya terlalu berisiko kalau saya berjalan ke gereja," ujarnya.

Ibnu mengungkapkan, dirinya menduga bila ada pelaku yang secara sengaja memadamkan listrik. Saat itu, Ibnu memilih menghidupkan lampu di gedung serbaguna yang letaknya bersebelahan dengan rumahnya.

"Saat sudah terang, saya lihat meteran listriknya memang dalam posisi anjlok. Padahal tidak ada listrik yang korslet," paparnya.

Polisi pun sempat melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Petugas menemukan sisa percikan bensin, 5 batang korek kayu di depan pintu depan, dan dua batang korek kayu di pintu sebelah barat, serta sisa arang dan abu bekas pintu terbakar

Jelaga hitam masih terlihat di pintu masuk depan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Tlepok, di Dusun Tlepok Wetan RT 01/01 Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Senin (20/7/15) malam.

Pantauan Tribun Jateng, hanya dua pintu dari lima puntu yang terbakar. Bangunan gereja masih berdiri kokoh. Halaman gereja cukup luas, sehingga posisi gereja tidak berdempetan dengan rumah warga. Depan gereja hanya lahan persawahan. Malam hari, lingkungan gereja cukup gelap.

Danramil Grabag, Kapten Inf Daliman mengatakan, aksi pembakaran ini merupakan aksi yang tidak terduga. �Kemungkinan mereka memilih gereja di sini karena wilayahnya sepi. Tidak di kota yang sedang banyak pengamanan Lebaran. Kami masih pelajari lebih lanjut,� ujarnya.

Daliman menuturkan, pihaknya mendapat instruksi dari pimpinan untuk melakukan patroli di tiap gereja. �Tiap wilayah ada Babinsa. Dan diinstruksikan dari pimpinan untuk melakukan patroli di tiap gereja,� ujarnya.

Selain dari TNI, pantauan Tribun Jateng, GKJ Tlepok juga dijaga petugas dari Polres Purworejo. Daliman berharap, masyarakat tidak terprovokasi dengan aksi itu sehingga tidak menimbulkan kejadian serupa yang lebih luas.

Pesan yang disampaikan merupakan upaya provokasi. Kami berharap kejadian ini tidak meluas ke wilayah lain,� ujarnya.

Yesaya 41:10 - Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau , janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan a  kanan-Ku yang membawa kemenangan.


Demikian artikel tentang Mujizat Terjadi Ketika Sekelompok Membakar Gereja Ini ! ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Mujizat Terjadi Ketika Sekelompok Membakar Gereja Ini ! ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Puluhan Massa Front Jihad Islam Bersenjata Serang GBI Bantul

Info informasi Puluhan Massa Front Jihad Islam Bersenjata Serang GBI Bantul atau artikel tentang Puluhan Massa Front Jihad Islam Bersenjata Serang GBI Bantul ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain. Kerukunan antar umat beragama di Indonesia sangatlah sulit di dapat, Indonesia merupakan negara yang berdasar keTuhanan dan agama, sudah menjadi konflik antara sesama dan sulit menghargai satu sama lainnya.

Seperti yang di lansir di solopos.com ratusan aparat dari Polres Bantul menggagalkan penyerangan gereja yang dilakukan Front Jihad Islam (FJI), Selasa (14/7/2015) sore. Ormas tersebut menuntut agar Gereja Baptis Indonesia (GBI) Saman ditutup lantaran belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).
Puluhan Massa Front Jihad Islam Bersenjata Serang GBI Bantul
Front Jihad di periksa polisi
Puluhan massa FJI mendatangi lokasi Gereja Baptis Indonesia Saman di Dusun Saman, Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul. Namun sejak pukul 14.00 WIB, lebih dari 100 aparat dari Polsek Sewon dan Polres Bantul telah berjaga di lokasi.

Ratusan polisi membentuk pagar betis untuk mencegah massa ormas menuju gereja. Aparat menghentikan kendaraan ormas dan menyita sejumlah alat pemukul berupa tongkat besi. Komandan Laskar Jihad FJI Abdurahman mengatakan massa menuntut proses peribadatan digereja itu dihentikan dan papan nama gereja dicabut.

Polri sudah bilang, rumah tinggal tidak boleh jadi tempat ibadah. Ayo kita masuk, terserah mau ditangkap,� teriak Abdurahman.

Sejumlah aparat kemudian melobi perwakilan ormas agar menghentikan aksinya. Hingga kemudian massa sepakat bubar setelah tiba waktu berbuka puasa. Kepala Bagian (Kabag) Ops Polres Bantul Kompol Qori Handoko menyatakan, lembaganya tidak dapat mencabut begitu saja papan nama Gereja Baptis Indonesia Saman lantaran otoritas gereja kini tengah mengurus izin.

Kami hanya memfasilitasi mengamankan supaya tidak ada bentrok. Soal masukan ormas akan kami sampaikan ke Pemkab Bantul yang lebih berwenang,� terang Qori kepada massa ormas. Menurut Qori, masalah gereja Baptis Indonesia Saman sudah dibahas di tingkat pemerintah. Peribadatan di gereja itu sementara dihentikan selama perizinan belum turun.

Kapolsek Sewon, Kompol Heru Setiawan, mengatakan pihak gereja kini tengah mengurus IMB untuk keperluan pendirian gereja. Perizinan belum lengkap karena masih menunggu persetujuan masyarakat setempat.

Karena ada warga yang pro dan kontra dengan pendirian gereja itu. Jadi masih proses. Kalau dari Pemkab juga Forum Kerukunan Umat Beragama [FKUB] sebenarnya tidak masalah asal syarat dilengkapi,� terang Heru.

Sebelumnya  Ormas radikal Front Jihad Islam (FJI) ini Juga Melakukan aksi anarkisme yaitu membubarkan paksa Acara Berkemah Siswa Sd & SMP Gereja Advent Surakarta dengan alasan tidak jelas

Demikian artikel tentang Puluhan Massa Front Jihad Islam Bersenjata Serang GBI Bantul ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Puluhan Massa Front Jihad Islam Bersenjata Serang GBI Bantul ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Ibu 11 Anak Tewas Diracun Karena Percaya Yesus

Info informasi Ibu 11 Anak Tewas Diracun Karena Percaya Yesus atau artikel tentang Ibu 11 Anak Tewas Diracun Karena Percaya Yesus ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain. Perbedaan keyakinan masih menjadi sebuah masalah besar di beberapa negara di Afrika. Di timur Uganda, seorang ibu dari 11 anak, tewas diracun karena dirinya bersama sang suami memilih pindah keyakinan menjadi seorang Kristen. Ibu itu bernama Namumbeiza Swabura yang anak terkecilnya masih berusia 5 bulan.

Swabura bersama sang suami Mugoya Muhammad yang tinggal di desa Nabuli, distrik Kibuku, tadinya adalah seorang sheikh (guru agama). Keputusan mereka untuk meninggalkan keyakinannya semula dan memilih percaya kepada Yesus Kristus membuat banyak saudara dan lingkungannya menjadi marah dan sering melakukan ancaman-ancaman.
Illustrasi Racun
Hal itu menjadi sebuah tragedi setelah Swabura diracun, oleh hidangan makanan ringan dengan bahan baku pisang yang didaerah itu disebut Matoke. Ironisnya, yang mempersiapkan hidangan ini tak lain adalah kakak ipar Swabura, Jafaran Wowa.

Wowa yang berasal dari desa Kanyolo mengunjungi Swabura pada pukul 4 sore. Dan selama satu jam mempersiapkan makanan. Menurut Mugoya, Wowa yang tidak memakan hidangan itu segera meninggalkan rumahnya setelah Swabura memakan seluruh hidangan tersebut. Mugoya yang baru tiba dirumah, menemukan istrinya yang sedang mengeluh kesakitan di bagian perutnya. Swabura menjelaskan bahwa dirinya baru saja memakan hidangan yang disajikan oleh Wowa.

Sakit perutnya bertambah buruk hingga Swabura mulai muntah dan dari hidungnya mengeluarkan darah. Nyawa Swabura tak tertolong lagi meski sang suami sedang mengusahakan untuk membawanya ke rumah sakit terdekat. Sang kakak ipar diketahui melarikan diri. Karena tak mampu untuk menanggung biaya jalur hukum dalam kasus ini, Mugoya memilih untuk mengubur sang istri keesokan harinya.

Kepada Morning Star News, Mugoya mengatakan bahwa semenjak mereka mengimani Yesus Kristus, ancaman pembunuhan selalu dilontarkan kepada mereka. �Kami takut untuk tinggal di lingkungan dimana mereka mengancam akan membunuh kami ika kami terus meyakini iman Kristen,� katanya.

Sebuah sumber di daerah itu mengatakan bahwa kemungkinan besar sang kakak ipar sengaja untuk membunuh Swabura bersama sang suami dengan imbalan uang yang besar dari beberapa pihak yang berkepentingan. �Kami menduga bahwa adik Mugoya diberi uang yang banyak untuk melakukan tindakan keji ini. Racun dalam makanan itu sangat mematikan. Seperti racun tikus atau sejenis Bromethalin.�

Sementara itu James Kalaja, pendeta dari New Hope Church di Nabuli, gereja daimana Mugoya dan mendiang sang istri beribadah, mengatakan bahwa di desa tersebut memang bermukim orang-orang yang berbeda keyakinan yang sangat memusuhi umat Kristen. Kalaja mengakui bahwa dirinya bersama keluarga memutuskan untuk pindah dari desa itu setelah anak gadisnya diperkosa oleh penduduk setempat karena perannya sebagai seorang pemimpin Kristen. �Saya hanya bepergian jika melakukan pelayanan pada ibadah minggu saja.

Umat Kristen disini mengadapi ancaman. Pemeluk keyakinan mayoritas disini tidak ingin melihat gereja berdiri. Sagat menyedihakn bahwa kita baru saja kehilangan saudarai kami (Swabura). Tentu umat Kristen disini sangat terguncang oleh kematiannya. Kami telah berdoa untuk Mugoya, terutama terhadap hidupnya yang kini tengah diancam untuk dibunuh,� jelasnya.

Uganda telah mengalami kekerasan berlatar belakang agama sejak tahun 1980-an. Hingga saat ini negara itu sedang berjuang melawan penyebaran penyakit AIDS, kemiskinan, separatisme dan juga tindak korupsi yang banyak dilakukan pejabat negara.

Gospelherald | Daniel Tanamal | Jawaban.com

Demikian artikel tentang Ibu 11 Anak Tewas Diracun Karena Percaya Yesus ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Ibu 11 Anak Tewas Diracun Karena Percaya Yesus ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.